Driver Taksi Online Geruduk Kantor DPRD Batam, Desak Pemerintah Beri Izin Operasi Taksi Online

0
305
Ketua DPRD Kota Batam, Nuryanto,SH,MH bersama Ketua Asosiasi Driver Online (ADO) Kota Batam memberikan penjelasan kepada Driver Online terkait keberadaan tranportasi online. Selasa (16-1-2018)

Batam, independennews.com — Ribuan driver Aplikasi Online Batam seruduk kantor DPRD batam. Para Sopir online ini menyampaikan tuntutannya terkait larangan taksi online beroperasi di kota batam.

Para sopir online ini mendesak pemerintah kota Batam dan pemerintah provinsi Kepri agar mengeluarkan izin beroperasinya Taksi Online di kota Batam. Bahkan mereka menyatakan bahwa mereka juga warga negara Indonesia yang seharusnya dilindungi untuk mencari makan.

Dalam orasi demonstran , para sopir online ini menuntut agar mereka diberi izin beroperasi untuk bisa menyambung hidup.

“DPD Asosiasi Driver Online Provinsi Kepulauan Riau menyampaikan bahwa dasar hukum tuntutan mereka adalahUUD 1945 pasal 27 ayat (2) yang berbunyi “tiap tiap warga negara berhak atas pekerjaan dan penghidupan yang layak bagi kemanusiaan.

“Dasar hukum trasportasi berbasis informasi dan teknologi telah ditetapkan oleh kementerian perhubungan melalui PM 108/2017 pasal 84 dikatakan bahwa :

“Pemerintah Pusat dan pemerintah daerah, perusahaan angkutan umum dan perusahaan aplikasi di bidang trasportasi darat, wajib menyesuaikan dengan ketentuan dalam peraturan menteri ini dalam jangka waktu paling lama 3 bulan sejak tanggal diundangkan.

“Yang artinya baru berlaku di bulan Februari 2018 dengan ketentuan pada  minggu pertama dan kedua, akan dilakukan teguran Sepihak dan munggu ketiga baru di lakukan penindakan.” demikian disampaikan demonstran dalam orasi yang disampaikan melalui pengeras suara di depan Kantor DPRD Kota Batam, Selasa (16/1/18)

Ketua DPRD Kota Batam, Nuryanto,SH,MH bersama Ketua Asosiasi Driver Online (ADO) Kota Batam memberikan penjelasan kepada seluruh Driver Online terkait keberadaan tranportasi online di Batam. Dia juga mengajak seluruh sopir online  untuk tetap bersabar dan akan menggelar rapat koordinasi dengan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (FKPD)

“Saya akan membawa persoalan ini ke Forum Pimpinan Kepala Daerah (FKPD) karena forum RDP ini belum bisa memberikan keputusan terhadap tuntutan driver taxi online yang ada di Kota Batam.”Ujar Nuryanto

Lanjut Nuryanto, kami sangat mengapresiasi driver online dengan  menyampaikan keluhan dan persoalan yang terjadi do Kota Batam dengan menyampaikan aksi damai, meskipun demikian kami  hanya sebatas menerima dan menampung aspirasi yang disampaikan para driver taxi online.

“Diharapkan Pemerintah Kota menegakkan aturan dan konsisten terhadap aturan yang sudah ada. Prinsipnya aturan dapat ditegakkan dan jangan lari dari ketentuan yang sudah ada,” ucap Nuryanto dalam RDP dengan Sopir Online (G01)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.