Dit Lantas Polda Sumut Kembali membuka Layanan SIM, STNK dan BPKB

0
473

MEDAN, INDEPENDENNEWS.COM  — Direktorat Lalulintas (Dit Lantas) Polda Sumut, kembali membuka pelayanan pengurusan Surat Izin Mengemudi (SIM), Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) dan Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB).

“Dibukanya kembali pelayanan tetap memberikan dispensasi perpanjangan SIM bagi masyarakat yang SIM masa berlakunya mulai tanggal 24 Maret 2020 sampai dengan 29 Mei 2020. Dan bagi peserta uji SIM, tetap diproses dengan mekanisme perpanjangan bukan penerbitan SIM baru,” kata Dirlantas Polda Sumut Kombes Pol Kemas Ahmad Yamin SIK MSi, melalui keterangan tertulisnya yang diterima oleh awak media.

BACA JUGA : Dit Reskrimum Polda Kepri Amankan Tiga Tersangka Tidak Pidana Pencurian

Kemudian, Kompol HM Reza Chairul Akbar Sidiq SIK SH MH selaku Kasubdit Regident Ditlantas Polda Sumut, Sabtu 30 Mei 2020 lalu menerangkan, bahwa dibukanya pelayanan SIM, STNK dan BPKB sesuai dengan Surat Telegram Kapolri Nomor:ST/1537/V/YAN.1.1./2020 Tanggal 29 Mei 2020.

“Pelayanan SIM, STNK, dan BPKB dibuka kembali dengan tetap mempedomani dan melaksanakan protokol kesehatan secara ketat menuju tatanan kehidupan normal baru (new normal life),” demikian tertulis dalam surat telegram Kapolri.

Reza kemudian menjelaskan protokol kesehatan yang wajib dijalankan sesuai surat telegram Kapolri tersebut, antara lain;

Melakukan pembersihan dan disinfeksi secara berkala di area kerja dan area publik yang sering di sentuh setiap hari.

BACA JUGA : Diduga Berbuat Asusila, 2 Pasangan Sijoli Digerek Polsek Medan Timur

Menyediakan fasilitas cuci tangan dan atau hand sanitizer yang memadai dan mudah diakses.

Memasang media informasi yang mewajibkan petugas dan masyarakat mematuhi pembatasan jarak fisik dan mencuci tangan menggunakan sabun atau hand sanitizer serta menggunakan masker.

Memasang tanda untuk menjaga jarak (physical distancing) minimal 1 meter baik saat duduk maupun berdiri dalam antrian.

Meminimalisir kontak fisik dengan pemohon menggunakan pembatas/partisi di meja petugas, dan mengoptimalkan metode pembayaran non tunai.

Mencegah kerumunan masyarakat dengan cara mengontrol jumlah pemohon yang masuk dengan menerapkan sistem antrian di pintu masuk dan menetapkan jam pelayanan.

Kompol.HM.Reza juga menambahkan bahwa pihaknya memberi pembebasan sanksi administrasi keterlambatan pembayaran PKB dan SWDKLLJ bagi kendaraan bermotor yang habis masa berlakunya mulai tanggal 24 Maret 2020 sampai dengan 29 Mei 2020.

Editor : P. Sib

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here