Desa Limau Manis Juara 1 Kabupaten dan 2 Provinsi Dalam Lomba Desa 2017

0
607

Natuna, independen News.com- Pemerintah Desa (Pemdes) Limau Manis, Kecamatan Bunguran Timur Laut (BTL), Kabupaten Natuna, pada tahun 2017 berhasil menyabet Juara 1 lomba Desa tingkat Kabupaten Natuna dan juara 2 lomba Desa tingkat Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).

Pencapaian luar biasa ini tak lepas dari peran seorang Kepala Desa beserta perangkatnya, yang berusaha semaksimal mungkin dalam membenahi system pemerintahan Desa disegala lini, sehingga terciptalah peningkatan layanan kepada masyarakat.

Hal ini disampaikan oleh Kades Limau Manis, Zaenal Abidin, saat ditemui media ini diruang kerjanya. Menurutnya, perolehan gelar juara perdana ini merupakan modal utama untuk lebih meningkatkan lagi pelayanan kepada masyarakat, khususnya di Limau Manis.

“Strateginya melakukan pembenahan disemua lini, seperti pembenahan administrasi, kelembagaan, pelayanan, infrastruktur, dan yang paling utama adalah peran serta dari masyarakat yang kompak dalam mendukung berjalannya roda Pemerintahan,” ungkap Zaenal Abidin, Kamis (19/10/2017) siang seperti dilansir tvkornews.

Meski sulit, namun Zaenal mengaku optimis dapat mempertahankan gelar juara perdana yang telah disandang oleh Desa yang dipimpinnya saat ini.

“Memang mempertahankan itu lebih sulit daripada mendapatkannya. Namun saya yakin, dengan tekad yang kuat, InsyaAllah kami bisa mempertahankan gelar juara ini. Kami akan bekerja lebih baik lagi, mana yang kurang akan segera kami benahi,” katanya optimis.

Kelemahan Pemdes Limau Manis saat perlombaan Desa ditingkat Provinsi, kata Zaenal, terletak pada belum berjalannya Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Limau Manis. Pasalnya, sejak dibentuk tahun 2016 lalu, BUMDes Limau Manis masih sebatas melakukan pematangan kepada setiap pengurusnya.

“Makanya di Provinsi kita hanya dapat juara 2, karena BUMDes kami belum berjalan. Selama ini hanya melakukan pelatihan kepada para pengurus,” katanya.

Masih kata Zaenal, “Sebab kami belum berani mengucurkan modal, kalau pengurusnya belum paham dalam mengelola usaha BUMDes. Target kami tiga tahun pelatihan, 2019 baru kita kucurkan modal, selama ini hanya kita bantu untuk operasionalnya saja,” terangnya.

Total APBDes Limau Manis tahun anggaran 2017 sebesar Rp. 1,7 Milyar, yang bersumber dari Anggaran Dana Desa (ADD) sebesar Rp. 931 juta, Dana Desa (DD) Rp. 790 juta dan bagi hasil retribusi pajak Rp. 9,7 juta.

“Dari dana keseluruhan, sekitar 60 persen kita peruntukan untuk fisik, 30 persen operasional dan 10 persen untuk pemberdayaan masyarakat Desa,” pungkas Zaenal Abidin.

(tvkornews)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here