Dendi Gustinandar : Pelaku Pemantulan Sinar Laser Ke Udara Diancam Pidana 3 Tahun Penjara

0
1533

IndependenNews.com, Batam-Guna mengantisipasi gangguan keselamatan penerbangan. Bandara Hang Nadim Batam melakukan koordinasi dengan sejumlah instansi yang berkewenangan menjaga keselamatan penerbangan. Menyusul adanya laporan  gangguan keselamatan penerbangan  wilayah udara Batam oleh ITC Singapura

General Manager Marketing Bandara Hang Nadim Batam sekaligus Pelaksana Harian Direktur Bandara Hang Nadim Batam , Dendi Gustinandar dalam siaran pernya, Senin (17/7/17) di Gedung Marketing Center BP Batam, Pukul 16.00 WIB Mengatakan bahwa ada gangguan keselamatan penerbangan di wilayah udara Batam oleh maraknya pemantulan cahaya sinar laser ke udara Batam.

“Informasi awal terkait gangguan keselamatan penerbangan di udara Batam berdasarkan  laporan pilot ke  ITC Singapura, yang mana bahwa udara Batam kerap terganggu oleh sinar laser. kemudian pihak ITC Singapura mengkonfirmasi gangguan sinar laser tersebut  ke bandara hang Nadim

Berdasarkan laporan tentang gangguan laser di wilayah udara batam.  Pihak bandara hang Nadim Batam langsung merespons laporan ITC Singapura tersebut,  dengan melakukan koordinasi dengan sejumlah pihak yang berwenangan untuk menindak para pelaku yang kerap memantulkan laser ke udara.

Menurut Dendi Gustinandar bahwa gangguan sinar laser ini sangat berbahaya bagi keselamatan  penerbangan, sebab jika sinar laser tersebut mengenai mata seseorang dapat  membutakan mata dalam waktu sesaat. Bila sinar laser itu mengenai mata dari seorang pilot dalam  penerbangan tentu sangat berbahaya. Apalagi saat menerbangkan pesawat, tiba tiba buta  akibat terkena sinar laser , maka sangat berbahaya bagi keselamatan penerbangan. Mestinya seorang pilot harus siap siaga dalam menerbangkan  pesawat.

“Kita bisa bayangkan jika pemandangan terganggu  saat seorang pilot menerbangkan pesawat.”katanya

Lebih jauh Dendi Gustinandar mengatakan bahwa gangguan sinar laser di wilayah udara Batam karena sejumlah pedagang alat sinar laser dipajang dipinggir jalan. Mereka kerap menghidupkan sinar laser dan memantulkan sinar laser ke arah udara.

“Memang para pedagang ini mengetahui bahwa sinar laser tersebut berbahaya bagi mata jika terkena pantulan cahaya laser tersebut. Sehingga mereka mengarahkan sinar laser tersebut ke udara. Para pedagang ini tidak mengetahui bahwa sinar yang mereka arahkan ke udara hingga mengganggu keselamatan penerbangan. Cahaya atau pantulan sinar laser tembus keudara hingga mengganggu penerbangan.

“Untuk mengantisipasi gangguan tersebut, kami telah berkoordinasi dengan pemangku kepentingan di Batam. Keselamatan penerbangan bukan tanggung jawab diwilayah bandara saja melainkan tanggung jawab bersama. Kami tak bisa melakukan tindakan atau pengawasan  diluar wilayah bandara oleh karena itu kita koordinasikan dengan pihak terkait untuk melakukan pengawasan di laur wilayah bandara.

“Untuk itu Kami melakukan rapat koordinasi dengan Air Navigasi Indonesia , dinas perhubungan kota Batam, Satpol PP kota Batam dan Polresta Batam. Mereka semua  welcome untuk melakukan penindakan terhadap   pelaku pemantulan  sinar laser ke udara. Sementara untuk memperkuat penindakan, kata Dendi kita harapkan  larangan penembakan sinar laser keudara nantinya bisa berlanjut ke sebuah peraturan daerah (perda)”kata Dendi Gustinandar
Dia juga mengatakan bahwa setiap orang yang melanggar undang undang no 1 tahun 2009 pasal 210 yang mana Setiap orang dilarang berada di daerah tertentu di bandara, membuat halangan (onstacle) atau melakukan kegiatan lain di kawasan keselamatan operasi penerbangan yang dapat membahayakan keselamatan dan penerbangan, kecuali memperoleh izin dari otoritas bandara.

Adapun larangan itu antara lain bermain atau melepas balon udara, mengoperasikan Stone (pesawat tanpa awak), bermain layang layang, bermain laser ke bandara atau pesawat dikenakan sanksi berupa

1. Pidana penjara paling lama 3 tahun atau Denda paling banyak Rp 1 miliar (UU no 1 tahun 2009 , pasal 421. (Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here