Cuitan Riza Langgar UU ITE, Aparat Diminta Ambil  Sikap

0
182

Batam, Independennews.com — Tulisan Riza Fahlevi, dilaman Face Booknya, sempat viral di media sosial. Statemen tidak “berbobot” itu, membuat sebagian besar pemilik media online panas.

Pernyataan membuat media daring hanya bermodalkan  Rp. 100.000, dinilai tidak mendasar dan salah kaprah. @HOAX, Postingan didalam Face Booknya, bisa dikatakan telah *menghasut, menghina dan melecehkan para pemilik media online*, Ini harus disikapi, sehingga tidak ada lagi Riza riza lain dikemudian hari, demikian dikatakan Roy, salah seorang wartawan Natuna.

Andi Braga mengatakan, bahwa Pasal 45A ayat 1 berbunyi : Setiap Orang, dengan sengaja dan tanpa hak menyebarkan berita bohong dan menyesatkan yang mengakibatkan kerugian konsumen, dalam Transaksi Elektronik sebagaimana dimaksud dalam Pasal 28 ayat (1) ” dipidana dengan pidana penjara paling lama 6 (enam) tahun dan/atau denda paling banyak Rp1.000.000.000,00 (satu miliar rupiah).

“Peryataan Riza Fahlevi sudah bisa dikategorikan pidana, karena menghasut, menghina dan propokasi serta penyebaran beri hoax, yang mengatakan buat media online modal Rp.100.000.” ujar Andi Baraga

Dikatakan Andi, Ini adalah  akibatnya, jika seseorang dibesarkan oleh media. Beda  dengan wartawan yang besarkan media. Zaman sudah digital, semua serba cepat. Jika merasa kalah bersaing, jangan memojokkan.” tegasnya

Lain Halnya dengan Ketua AJO Indonesia Kepri Jonni Pakkun memberikan Klarifikasi, atas tuduhan Riza terhadap media daring tidak benar, dan  buta dalam memberikan opini terhadap publik. Terlepas oknum wartawan tersebut  telah memberikan statement  perminta maaf.

Apalagi, opini yang dibangun  mengatakan sangat gampang membuat media daring dan hanya bermodalkan Rp100 ribu.

“Ini petikan  cuitan Riza dilaman face booknya,”

“Warga Batam harus cerdas memilih media, khususnya media online, mengingat saat ini sangat gampang membuat media daring ini. Hanya modal Rp 100 ribu, sudah jadi. Anda bisa jadi wartawan, redaktur, pemimpin redaksi bahkan general manajer. Lalu bagaimana kualitas beritanya ? Ini yang jadi masalah, ‘tulis Riza.

Selain itu dalam percakapan sudah di screenshoot, Riza juga menyampaikan *bentuk ancaman* akan menyebar artikel unggahannya, kesekolah-sekolah bahkan sampai ke pulau terluar.

“ Untuk media online yang brengsek, Saya akan sosialisasikan tulisan Saya ini kemana-mana dan Saya akan lawan kalian, “ lanjutnya menanggapi perbincangan rekannya dilaman facebook tersebut.

Dari informasi di atas seharusnya pihak polisi harus periksa bahkan tangkap saudara Riza, karena sudah membuat berita hohong (hoax) dan pelecehan terhadap perusahaan media online, jika polisi tidak bertindak jangan lagi gunakan UU ITE khususnya pasal hoax untuk menangkap dan memproses pembuat berita bohong (hoax)

*Colek aparat kepolisian* Tolong dibantah jika saudara Riza tidak menyebar Hoax (Tolong KAPOLRI atensi kasus ini). *Mohon arahan dan petunjuk* ( Red)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.