Cegah Pungli Dengan Keterbukaan Informasi

0
960
Poto selogan stop pungli (pj)

Independen News- Keterbukaan informasi publik (KIP) jika benar dilaksanakan, dinilai sangat ampuh dalam pencegahan pungutan liar (pungli) yang kerap terjadi disetiap pelayanan yang bersentuhan dengan masyarakat.

Hal ini diungkapkan Ketua KIP Riau Mahyudin Yusdar kemaren sore seperti dilansir suluh riau.

“Tetapi hal itu sangat sulit diwujudkan sebab instansi atau lembaga tidak mau memberikan informasi, sebab ada indikasi untuk melindungi terjadinya pungli.

“Sebenarnya, undang-undang nomor 14 tahun 2008 tentang keterbukaan informasi publik, sudah sangat bagus, apabila benar-benar diterapkan, tentunya sangat ampuh mencegah pungli, atau paling tidak dapat meminimalisir tindakan pungli di suatu instansi atau lembaga pelayanan publik, “Ujarnya

Menurutnya, keterbukaan bisa menjadi kewaspadaan para pelaku, dengan demikian pelayanan penyelenggaran tata kelola pemerintahan, akan membaik.

Biasanya tindakan Pungli dengan memberi uang sogokan, uang pelicin, salam tempel sering kali dijadikan sebagai uang terima kasih, Namun pelaku pungli telah menyalahgunakan wewenang dan mengabaikan asas-asas pelayanan yang seharusnya dilakukan secara profesional, jujur, adil, transparan dan akuntabel yang merupakan bagian dari budaya kerja aparatur pemerintah.

Selama ini, pungutan liar tidak terlepas dari budaya tertutup di instansi atau lembaga badan publik, hampir tidak pernah ditemui instansi secara terbuka mengumumkan atau membuat standar pelayanan di instansinya menyangkut pelayanan yang diberikan.

Mahyudin menambahkan UU KIP sebenarnya untuk mewujudkan penyelenggaraan negara yang baik yaitu transparan, efektif dan efesien, akuntabel serta dapat dipertanggungjawabkan yang selaras dengan hakikat pelayanan publik. (sr)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here