BNN Sita Rp 28 Miliar Hasil Bisnis Kejahatan Narkotika

0
258

INDEPENDENNEWS.COM, BATAM –– Badan Narkotika Nasional (BNN) berhasil mengembangan kasus Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) sebesar Rp 28 miliar, dengan tersangka Adam.

Adam adalah narapidana LP Cilegon yang divonis mati namun dianulir MA menjadi 20 tahun. Hasil pengembangan dari kasus tersebut, BNN menangkap tiga orang jaringan narkoba dan pencucian uang terkait tersangka Adam, ketiga orang tersebut ialah Munira (istri), Rike, dan Denny.

Istri Adam dan dua lainnya diduga berperan dalam penyelundupan narkoba dari Malaysia ke Indonesia. Bahkan mereka turut membantu tersangka Adam untuk menyembunyikan hasil kejahatan berupa uang, perhiasan, dan aset yang didapat bisnis narkoba tersebut,” demikian keterangan

Barang bukti yang disita yakni uang tunai rupiah dan dolar Singapura, perhiasan emas dan batu-batu mulia, emas batangan, beberapa unit rumah mewah, show room mobil, mobil 8 unit berbagai merk, 6 unit kapal, tanah kavling untuk dibangun, dan 9 rekening bank. 

“Jumlah total yang sudah diamankan sekitar Rp28 miliar,  yang didapat dari aset-aset yang disita BNN. Keseluruh barang bukti tersebut, saat ini amankan di Kantor BNNP Kepulauan Riau,” tulis BNN Rabu (29/8/2019) diterima Redaksi

Saat ini tim juga masih melakukan pengembangan untuk menangkap jaringan lainnya serta aset-aset yang masih tersisa dari tersangka Adam.

Sekedar informasi, sebelumnya BNN mengamankan 30 kg sabu dan 41 ribu butir ekstasi, di pelabuhan Merak, Cilegon, Banten. Dari hasil penyelidikan, barang tersebut dikendalikan dari dalam Lapas Cilegon dengan napi bernama Adam. “Dan pengembangan lagi, kami mengamankan tiga pelaku lainnya termasuk sang istri,” ungkap BNN (**)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here