Berto Izaak Doko: PPM Resmi Dibawah Naungan Legiun Veteran Republik Indonesia

0
583

BATAM, INDEPENDENNEWS.COM — Pantas Parulian Napitupulu resmi menduduki Ketua Pemuda Panca Marga (PPM) Provinsi Kepulauan Riau Periode 2020-2025, setelah dilantik oleh Ketua Umum PPM Berto Izaak Doko, yang disaksikan Kepala Departemen Pewarisan JSN 45 LVRI Pusat, Mayjen TNI Mar Nono Sukarno, dan kepala Departemen Organisasi LVRI Pusat Brigjen TNI Purn H Dahlan Idrus S IP.

Pada kesempatan tersebut, Ketua Umum PPM Berto Izaak Doko, dalam sambutannya berharap PPM kedepannya bisa memberikan pemikiran yang baik dan membangun kepada Bangsa dan Negara.

“Harus mampu memberikan pemikiran yang kongkrit, yang konstruptif kepada bangsa dan negara, dan juga kepada daerah yang ditempatinya, mari tinggalkan cara cara lama. Jangan lagi kalian pergi ke ruko ketuk pintu, jatah saya mana. Ngak ada lagi itu, hari ini saya bicara untuk semua tempat. Generasi muda adalah pemimpin masa depan,” kata Berto dalam sambutannya.

BACA JUGA : Pengurus Pemuda Panca Marga Provinsi Kepulauan Riau Priode 2020-2025 Resmi Dilantik

Berto menjelaskan bahwa PPM yang resmi adalah di bawah naungan Legiun Veteran Repuplik Indonesia (LVRI) hasil dari Munaslub.

“Sedikit yang mengganggu pikiran dan akal sehat saya. Kenapa ada pembina yang ambigu, untuk menentukan sikap kepada anak-anaknya yang benar. Kalaulah kita taat dan patuh terhadap ayahanda kita ligiun veteran, maka jangan pernah ragu. PPM yang benar itu adalah hasil munaslub, yang ketua umumnya di Republik ini cuma satu yaitu Berto Izaak Doko, kalau ada yang lain itu adalah PPM yang tidak benar,” jelas Berto dalam sambutannya.

Dirinya menegaskan, pembina di PPM Kepri harus mendukung dan patuh terhadap keputusan LVRI Pusat.

BACA JUGA : Pengunjuk Rasa Minta Polsek Percut Sei Tuan Bebaskan Safran Saksi Pembunuhan Dodi Sumanto

“Masa PPM yang ngak benar melaporkan PPM yang benar, ini yang buat kita terbalik balik, buat akal sehat saya terganggu, jika ada yang coba-coba mengganggu PPM, main kita,” pungkas Berto.

Informasi yang dihimpun Silabuskepri.co.id, bahwa kejadian hilangnya bendera Pataka sekitar pukul 04.30 WIB dini hari. Informasi tersebut diperoleh dari hasil pengecekan CCTV pengelola gedung. Dalam CCTV itu ada beberapa orang tak dikenal masuk lokasi acara, yang diduga pelaku pencurian bendera Pataka.

“Semalam saat kami melakukan gladi bersih bendera pataka berada terpasang di tongkat pataka, namun pada pagi hari saat ballroom dibuka bendara pataka sudah tidak ditempatnya, pencurian bendera pataka itu diduga keras dilakukan oleh 6 orang tak dikenal yang masuk ke dalam area pelantikan pada pukul 04.30 WIB, hal itu sesuai petunjuk CCTV,” ujar Said Andi Sdq Sekretaris PPM Kepri.

Dia juga mengungkapkan bahwa menurut keterangan Sekurity Golden Prawn, sekitar pukul 04.30 WIB ada sekitar 30 orang dengan 5 Mobil minta masuk ke dakam areal Golden Prawn.

BACA JUGA : Gelar Apel Siaga Karhutla ,Tingkatkan Persiapan Personil Guna Antisipasi Bencana

“Mereka langsung menuju lokasi Ballroom, dan sebahagian menunggu di dalam mobil,” ujar Said Andi menirukan pernyataan sekurity Golden prawn kepada Independennews.com

Atas hilangnya bendera pataka milik panitia Pelantikan Pengurus PPM Kepri ini, Said Andi Sdq mengatakan pihaknya akan berkoordinasi dengan ketua PPM Kepri Pantas Parulian dan Ketua Umum PPM Berto Izaak Doko.

“Kita akan ambil langkah selanjutnya nya setelah ada koordinasi dengan pimpinan,” ucap Said

Sementara itu, Ketua PPM Kepri terpilih, Pantas Opan Napitupulu membenarkan hilangnya bendera pataka tersebut dan akan melaporkan kepada pihak Kepolisian.

“Kita akan laporkan hal tersebut kepada pihak terkait,” kata Opan (Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here