ASP Sesalkan Penertiban PKL Secara Paksa

0
483

Pamekasan, Independennews.com-Aktivis Sosial Pamekasan (ASP) tidak terima perlakuan anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) yang melakukan penertiban secara paksa Pedangang kaki Lima (PKL) di area Citra Logam Mulia (CLM) Jl. Kabupaten, Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur. Selasa (24/10/2017) siang.

Menurut Iwan selaku Ketua Aktifis Sosial Pamekasan, pihaknya melihat beberapa personel Satpol-PP langsung mengamankan begitu saja barang milik para PKL.

“Barusan saya melihat (perlakuan personel Satpol-PP) yang tidak wajar kepada para PKL, karena tidak adaanya arahan, tidak ada koordinasi terlebih dulu langsung diambil begitu saja barang PKL,” ungkapnya pada awak media.

Perlu diketahui, penertiban sekitar pukul 13.30 WIB, sejumlah personel Satpol-PP menertibkan pedagang yang berjualan di badan jalan maupun di trotoar. Ketika petugas datang ada yang sudah bergegas membereskan barang dagangannya, namun ada pula yang barang dagangannya kena razia.

“Ini tidak adil, para PKL yang hanya mencari penghasilan sebesar 2000 rupiah ditertibkan tidak selayaknya. Namun, seperti pengusaha yang masih terkesan ilegal dibiarkan begitu saja, Satpol-PP disini melempem. Kenapa seperti itu karena sampai saat ini tim penataan PKL yang didalamnya ada Satpol-PP belum bisa mensterilkan para pelaku usaha kecil,” imbuh Iwan.

Dirinya pribadi sangat menyesalkan terjadinya prilaku (Satpol-PP) yang tidak manusiawi tersebut. Karena, ditegaskannya mereka (PKL) bukanlah pelaku kriminal. Namun, hingga berita ini dimuat Pihak Satpol PP belum bsa dimintai keterangan.

 

(Anton)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here