Anjar Wijaya : Program Pemutihan Pajak Kendaraan Bermotor Sukses

0
816

Independennews.com, Batam — Program Pemutihan denda pajak kendaraan bermotor, pembebasan bea balik nama kedua (BBN-KB), dan juga keringanan tunggakan pokok pajak kendaraan bermotor sebesar 50 persen, akan berakhir pada tanggal 31 Agustus 2018 nanti.

Tampak Antusias masyarakat kota batam dalam memanfaatkan program pemutihan pajak tersebut. terlihat dari banyaknya antrian masyarakat di kantor samsat gedung graha kepri untuk mengurus surat surat kendraannya yang sudah mencapai angka puluhan ribu.

Kepala Bidang Pendapatan Dinas Badan Pengelola Pajak dan Retrebusi Daerah (BP2RD) Kepri, Anjar Wijaya SH. MH, saat dijumpai diruang kerjanya di gedung graha kepri lt.3, Senin 27 Agustus 2018 menyampaikan, bahwa Program tersebut dinilai Sukses yang mana awalnya diluncurkan untuk mendapatkan seluruh database kendaraan yang ada di kota batam, pasalnya banyak pemilik kendaraan di batam yang masih berstatus nama pemilik yang lama sementara kendraan tersebut sudah dijual atau diserahkan kepada pemilik baru, disamping itu juga penghasilan daerah meningkat.

“ini awalnya kita luncurkan untuk mendata seluruh kendraan yang ada dikota batam, masalahnya di sistim database kita banyak kendraan sudah dijual pemiliknya atau menjadi pemilik baru , jadi kita sekalian memperbaiki database di sistim.” katanya kepada media

Selain untuk mendapatkan database, program ini juga untuk membantu dan memudahkan masyarakat kota batam untuk membayar pajak kendraannya dengan cara keringanan pajak kendaraan yang diberikan oleh Pemerintah Provinsi Kepri yang mencakup tiga hal diantaranya, keringanan tunggakan pokok pajak kendaraan bermotor 50% atau potongan 50 persen, pembebasan Bea Balik Nama dan juga penghapusan sanksi administrasi/ Denda Pajak Kendaraan.

Anjar mengaku program tersebut sukses, pasalnya animo Puluhan ribu pemilik kendraan mendaftarkan kendraannya kepada samsat batam untuk diproses, dan juga pemasukan hasil dari pendapatan program tersebut mencapai angka puluhan milyar lebih. Nilai penerimaan pajak atas program tersebut belum bisa di pastikan secara real, karena alasan progam masih dalam proses berjalan.

“Programnya saya bilang Sukses, Tampak dari puluhan ribu antrian masyarakat yang mengurus surat kendraannya, dan sampai sekarang pendapatan dari program ini sudah mencapai puluhan milyar jumlahnya, hanya saja untuk data detailnya kita nanti akan publis setelah selesai program ini”.tutupnya (red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here