Anggota Komisi III DPRD Kepri Menyambut Baik Kebijakan Pemerintah Perluas PPKM Mikro

0
246

 

Independennews.com, Jakarta- Pemerintah kembali memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) mikro yang akan dimulai besok, Selasa 04 Mei hingga 17 Mei mendatang.

“PPKM mikro sendiri akan diberlakukan perpanjangan yang ke-7 antara tanggal 4 sampai dengan 17 Mei,” ujar Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto usai mengikuti rapat terbatas bersama Presiden Jokowi di Istana Kepresidenan, Senin (03/05/21).

Namun kata Airlangga, pada perpanjangan ke-7 ini, PPKM mikro mengalami perluasan dari yang sebelumnya hanya 25 provinsi prioritas, menjadi 30 provinsi prioritas.

“Ada perluasan penambahan 5 provinisi yaitu Kepulauan Riau, Bengkulu, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara dan Papua Barat,” jelasnya.

Perluasan PPKM mikro tersebut mendapat sambutan yang baik dari Anggota Komisi III DPRD Kepri, Sahmadin Sinaga. Hal itu kata Sahmadin bisa lebih dini dalam melakukan pencegahan dan pengawasan.

“Menyambut baik, karena kita bisa lebih dini melakukan pengawasan melalui perumahan, dengan membatasi keluar masuk warga diikuti dengan memberikan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat,” ungkapnya Sahmadin dalam keterangan tertulisnya.

Sahmadin menilai hal ini perlu dalam proses mengidentifikasi, menilai dan mengelola orang-orang yang telah terpapar suatu penyakit untuk mencegah penularan lebih lanjut.

“Tracing kepada masyarakat yang memiliki kontak covid itu sendiri,” tambahnya.

Sementara itu, Sahmadin mengungkapkan kondisi Kota Batam saat ini hampir seluruhnya berada dalam zona merah.

“Berbeda beda setiap kabupaten/kota, Batam sudah rata-rata zona merah kecuali Barelang,” imbuhnya.

Sahmadin menuturkan ada beberapa pihak yang memiliki peran penting dalam pemantapan implementasi PPKM mikro ini khususnya di Provinsi Kepri.

“Pihak yang berperan penting dalam hal ini adalah RT/RW, kepala desa/lurah, Babinsa, Satpol PP, Tim PKK, Pos Yandu,” tutupnya.(SOP)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here