Andar, GACD Juga Akan Laporkan Jaksa Rumondang Manurung Ke Komisi Kejaksaan

0
123

INDEPENDENNEWS.COM, BATAM — Terkait tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Batam, Rumondang Manurung SH, yang menuntut terdakwa Paulus Amat Tantoso, dalam kasus penikaman terhadap Warga Negara Malaysia (WNA) Kelvin Hong, dengan tuntutan 4 bulan penjara diduga JPU MR jual beli Hukum.

Andar Situmorang SH SH, pimpinan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Goverment Againts Coruption & Dicrimination (GACD) mengatakan bahwa pihaknya tudak hanya melaporkan JPU Rumondang Manurung SH, kepada Jaksa Agung dan Jampidum (Jaksa Agung Muda Pidana Umum). Tetapi LSM GACD juga akan melaporkan JPU RM ke Komisi Kejaksaan agar RM dicopat dari jabatannya.

“Saya Andar GACD juga akan melaporkan Jaksa Rumondang Manurung SH ke Komisi Kejaksaan supaya oknum jaksa ini dicopot dari jabatannya.” ujarnya kepada Redaksi Independennews.com.

Sebelumnya, Andar Situmorang SH mengatakan bahwa LSM GACD akan melaporkannJPU Rumondang Manurung ke Jaksa Agung dan Jampidum dengan alasan ada indikasi oknum jaksa RM melakukan jual beli hukum terhadap terdakwa Amat Tantoso dalam kasus penganiayaan berat.

“GACD akan laporkan JPU Rumondang Manurung SH ke Jampidum dan Jaksa Agung untuk diperiksa, karena kuat dugaan JPP RM diduga jual beli Hukum,” kata Andar

Seperti diketahui, Amat Tantoso kasus penikaman Warga Negara Malaysia (WNA) Hong Koon Cheng alias Kelvin Hong dengan luka tusuk dipinggang, hanya dituntut 4 bulan penjara dan meminta Majelis Hakim membebaskan terdakwa dari dakwaan Primer pasal 355 Ayat (1), 353 Ayat (2), 353 Ayat(1), 351 Ayat (2) KUHP. Terdakwa hanya di tuntut bersalah melakukan penganiayaan dengan dakwaan Subsidair pasal 351 Ayat (1) KUHP.

Andar menambahkan, pihaknya memastikan Kasus tersebut akan segera dilaporkan ke Kejagung dan Jampidum.

“Segera kita akan layangkan laporan.” tutup Andar Praktisi Hukum ibu kota ini. (red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.