Bupati dan Wakil Bupati Bengkulu Selatan Gelar Rapat Perdana Bersama Seluruh OPD, Tekankan Implementasi Program 100 Hari Kerja

Independennews.com | Bengkulu Selatan – Bupati Bengkulu Selatan, H. Rifai Tajudin, bersama Wakil Bupati, Yevri Sudianto, memimpin rapat kerja perdana yang dihadiri oleh Sekretaris Daerah, seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Direktur RSUD Hasanuddin Damrah, dan Direktur PDAM Tirta Manna, pada Rabu (12/06/2025). Rapat ini menjadi tonggak awal dalam mengawali pelaksanaan Program 100 Hari Kerja pasangan kepala daerah yang baru dilantik.

Dalam arahannya, Bupati Rifai Tajudin menegaskan komitmen kuat pemerintah daerah untuk bergerak cepat, terukur, dan berorientasi pada hasil guna mewujudkan Bengkulu Selatan yang BERADAT (Berseri, Amanah, Damai, dan Terpadu).

“Mari kita bekerja bersama-sama untuk merealisasikan Program 100 Hari Kerja dengan sepenuh hati. Bengkulu Selatan harus berubah lebih baik, lebih responsif terhadap kebutuhan rakyat, dan menjadi daerah yang memberikan kenyamanan serta pelayanan prima bagi seluruh warganya,” ujar Bupati.

Program 100 hari kerja tersebut dirancang sebagai upaya menghadirkan perubahan konkret yang langsung dirasakan oleh masyarakat. Salah satu program prioritas yang mendapat perhatian serius adalah perbaikan sistem penerangan jalan umum, khususnya di wilayah Kota Manna dan Pasar Manna, guna mendukung keamanan dan kenyamanan masyarakat.

Setiap OPD diberikan tanggung jawab dan target yang jelas, serta diminta menyusun langkah strategis yang terukur untuk mendukung kesuksesan program prioritas ini. Penekanan pada kolaborasi antarperangkat daerah, sinergi lintas sektor, dan budaya kerja berbasis kinerja menjadi fondasi utama dalam mendorong akselerasi pembangunan.

Wakil Bupati Yevri Sudianto menambahkan bahwa evaluasi berkala akan dilakukan guna memastikan seluruh target dapat tercapai sesuai dengan waktu yang telah ditentukan.

“Kita menginginkan dampak nyata dari program ini. Oleh karena itu, semua OPD harus proaktif, responsif, dan bertanggung jawab terhadap capaian masing-masing. Ini bukan hanya kerja seremonial, tapi kerja bersama untuk masyarakat,” tegasnya.

Langkah awal ini menjadi simbol kuat dari semangat pembaruan dan dedikasi pemerintah daerah dalam membangun Bengkulu Selatan yang inklusif, modern, dan berdaya saing, sekaligus menandai babak baru kepemimpinan yang berpihak pada pelayanan publik dan kesejahteraan rakyat. (ADV/Tono)

You might also like