Bupati Pemalang Tanamkan Nilai Pengabdian ASN dari Titik Nol, SK CPNS Diserahkan di Lokasi Bekas TPA Pesalakan

Independennews.com | Pemalang – Penyerahan Surat Keputusan (SK) sebuah langkah inspiratif yang sarat makna, Bupati Pemalang Anom Widyantoro, S.E., M.M., memilih lokasi yang tak biasa untuk menyerahkan Surat Keputusan (SK) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), Senin (5/5/2025) formasi 2023. Di lahan bekas Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Pesalakan, sebanyak 298 CPNS baru menerima SK pengangkatan mereka, bukan di aula resmi atau gedung pertemuan, melainkan di tanah yang pernah menjadi tempat akhir limbah kehidupan kota.

Pemilihan tempat ini menyiratkan pesan kuat, bahwa pengabdian sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN). Dimulai dari kesadaran akan realitas masyarakat, bukan dari kenyamanan birokrasi. Di tengah langit terbuka dan tanah yang pernah menyimpan gunungan sampah, para CPNS diajak merenung tentang esensi pengabdian.

“Kondisi eks TPA Pesalakan ini adalah wajah dari pengabdian kita kepada masyarakat. Ke depan, pengabdian seperti inilah bentuknya,” ujar Bupati Anom Widyantoro, dalam sambutannya.

Ia menyampaikan bahwa menjadi ASN berarti siap bekerja di berbagai situasi dan tempat, menjadikan pelayanan sebagai ruh utama dalam setiap tugas yang diemban.

“Apapun harus kita kerjakan, apapun harus kita laksanakan untuk pengabdian kepada masyarakat,” tambahnya.

Dalam momen tersebut, Bupati Anom Widiyantoro, mendorong seluruh CPNS untuk menanamkan nilai-nilai dasar ASN sejak hari pertama. Ia menegaskan pentingnya membangun budaya kerja yang dilandasi prinsip BerAKHLAK: Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif.

Tak kalah penting, ia mengajak CPNS menjadikan semangat employee branding sebagai identitas: “Bangga Melayani Bangsa dan Bangga Melayani Masyarakat.” Sebuah karakter ASN yang tidak hanya bekerja, tapi melayani dengan hati dan dedikasi.

Penyerahan SK di eks TPA bukanlah seremoni biasa. Ini adalah cara Pemkab Pemalang membangun perspektif baru bahwa tugas ASN dimulai dari titik nol, dari tempat yang dahulu untuk pembuangan sampah (TPA) kini menjadi saksi lahirnya generasi pelayan negara yang baru.

Langkah ini menjadi cerminan, bahwa pelayanan publik masa kini menuntut ASN yang peka, tangguh, dan siap hadir di tengah masyarakat, apa pun latar tempat dan keadaannya.(All Assagaf/Febri)

You might also like