independennews.com | Kendal – Pemerintah Kabupaten Kendal bersama Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Kendal menyelenggarakan Bimbingan Manasik Haji Reguler tingkat Kabupaten tahun 1446 Hijriyah. Kegiatan ini digelar di Pendopo Tumenggung Bahurekso, Kendal, pada Senin (14/4/2025).
Acara tersebut dihadiri oleh Bupati Kendal Hj. Dyah Kartika Permanasari, unsur Forkopimda Kendal, pimpinan Pengadilan Agama Kendal, para kepala OPD terkait, tokoh agama, serta diikuti oleh ratusan calon jamaah haji asal Kendal.
Kepala Subbag Tata Usaha Kemenag Kendal, Maesaroh, dalam laporannya menyebutkan jumlah calon jamaah haji asal Kendal tahun ini mencapai 1.328 orang, mengalami peningkatan signifikan dibanding tahun sebelumnya yang hanya 978 orang.
“Jumlah ini meningkat sebanyak 350 orang dibandingkan tahun 2024. Peningkatan ini merupakan dampak dari penambahan kuota haji untuk Provinsi Jawa Tengah oleh pemerintah pusat,” jelas Maesaroh.
Ia menambahkan, seluruh calon jamaah haji telah menjalani pemeriksaan kesehatan secara menyeluruh. Jamaah yang tidak memenuhi syarat kesehatan akan ditunda keberangkatannya hingga musim haji tahun berikutnya.
Sementara itu, Bupati Kendal Hj. Dyah Kartika Permanasari dalam sambutannya mengucapkan selamat Hari Raya Idul Fitri 1446 H kepada seluruh jamaah, serta menyampaikan rasa syukur atas meningkatnya jumlah warga Kendal yang berkesempatan menunaikan ibadah haji tahun ini.
“Alhamdulillah, kuota haji Kendal tahun 2025 bertambah menjadi 1.328 orang yang terbagi dalam lima kloter, ditambah tujuh Petugas Kloter dan tujuh Petugas Haji Daerah. Insya Allah, kloter pertama akan mulai diberangkatkan pada Mei 2025,” tutur Bupati Dyah.
Ia berpesan kepada seluruh calon jamaah agar meluruskan niat dan memperkuat kesiapan baik fisik maupun spiritual, serta mengikuti bimbingan manasik dengan sungguh-sungguh agar ibadah haji dapat dilaksanakan dengan lancar dan mandiri.
“Semoga seluruh jamaah dapat menjadi haji yang mabrur. Saya juga berpesan kepada para petugas haji untuk melayani dengan penuh keikhlasan, kesabaran, dan tanggung jawab,” ujarnya.(Dwi Saptono)