IndependenNews.com, Selayar | Warga korban gempa yang terjadi di Kecamatan Pasilambena, Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan, masih menghuni tenda dan lokasi pengungsian hingga hari ke-49 pasca bencana.
Di samping itu, Relawan Tanggap Bencana (RTB) berpos selama 1 bulan lebih di desa Garaupa Raya untuk memonitor tenda pengungsian dan hunian darurat. Selain itu, juga melakukan monitor terhadap setiap bentuk potensi bencana yang ada.
Selama melakukan pengawasan, pihaknya menemukan tumbangnya pohon kelapa serta pohon pepaya yang berlokasi di area UPT SMPN 13 Garaupa Raya. Beruntung, tidak menimpa bangunan gedung sekolah.
Koordinator RTB, Andi Fadly mengatakan, hal ini merupakan wujud perhatian, kepedulian, serta bentuk rasa sayang dan cinta tim RTB kepada warga korban gempa.
Andi berharap, agar catatan kejadian pohon tumbang akan menjadi pijakan dasar dan sekaligus penguatan alasan penetapan Garaupa Raya sebagai salah satu desa rawan bencana di musim cuaca ekstrem.(Andi)