7 Kali Setubuhi Anak Dibawah Umur, Pria Ini Diciduk Polresta Barelang

0
123
Foto : Fresscon Polresta Barelang

IndependenNews.com, Batam | Polresta Barelang berhasil meringkus seorang tersangka inisial KP terkait tindak pidana percabulan terhadap anak di bawah umur, Kamis (14/10/2021) di kawasan SP Plaza, Kecamatan Batu Aji.

Hal tersebut disampaikan dalam konferensi pers yang dipimpin oleh Kasat Reskrim Polresta Barelang, Kompol Reza Morandy Tarigan didampingi Kasi Humas, Iptu Tigor Sidabariba, bertempat di Mako Poresta Barelang, Senin (18/10/2021).

Kasat Reskrim Polresta Barelang, Kompol Reza Morandy Tarigan menceritakan kronologi kejadian berawal pada Jumat, 01 Oktober 2021 lalu, dimana korban meminta izin kepada orangtuanya untuk melaksanakan kerja kelompok di tempat teman korban.

Namun, hingga beberapa hari korban belum juga pulang ke rumah. Dan akhirnya pada Minggu, 03 Oktober 2021 sekitar pukul 23.00 WIB, korban yang masih seorang pelajar kelas IX (sembilan) SMP tersebut akhirnya pulang ke rumah.

“Jadi selama 3 (tiga) hari tidak bisa dihubungi, dan baru pulang pada 03 Oktober 2021 tepatnya pukul 23.00 WIB,” tutur Kompol Reza.

Mengetahui hal tersebut, pelapor yang merupakan orangtua korban lalu bertanya kemana korban pergi selama 3 (tiga) hari yang lalu. Lalu korban mengaku bahwa dirinya diajak oleh pelaku yang diketahui merupakan pacar korban untuk menginap di salah satu tempat penginapan di Kecamatan Lubuk Baja.

“Pelaku mengajak korban menginap di salah satu penginapan di daerah Pelita. Selama 3 (tiga) hari, korban tidak diizinkan untuk pulang ke rumah oleh tersangka, karena diancam akan dipukul jika memberitahukan apa yang mereka perbuat di penginapan tersebut,” terang Kompol Reza.

Lanjut kata Kompol Reza, setelah mengetahui pengakuan korban, pelapor lalu mendatangi Mako Polresta Barelang untuk membuat Laporan Polisi (LP) tepatnya pada tanggal 04 Oktober 2021.

“Mengetahui hal tersebut, pihak kepolisian lalu melakukan penyelidikan dan akhirnya berhasil menangkap tersangka di daerah SP Plaza, Kecamatan Batu Aji pada tanggal 14 Oktober 2021,” tuturnya.

Berdasarkan pengakuan tersangka KP, mengaku bahwa dirinya telah melakukan hubungan layaknya suami isteri sebanyak 7 (tujuh) kali bersama korban. Dan diketahui, untuk pekerjaan pelaku sendiri sampai saat ini merupakan oknum wartawan.

“Atas perbuatannya, pelaku dikenai Pasal 81 ayat 2 Jo 76 E dari UU no 35 2014 tentang perubahan atas UU no 23 2002 tentang perlindungan anak dengan ancaman kurungan penjara maksimal 15 tahun.” tutupnya. (SOP)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here