Menkopolhukam Wiranto Diserang Membabi Buta, Melukai Bagian Perut

0
726

INDEPENDENNEWS.COM, BANTEN –Menkopolhukam Wiranto diserang dua oknum yang diduga terpapar kelompok ISIS. Penyerangan tersebut dilakukan secara membabi buta saat Wironto keluar dari mobil yang membawanya untuk menyalami warga. Peristiwa itu terjadi pada Kamis (10/10/2019) Pukul 11.55 WIB, didepan Gerbang Lapangan Menes Ds. Purwaraja Kec. Menes Kabupaten Pandeglang.

Tampak dari video yang beredar, Menteri Polhukam Jenderal TNI ( Purn ) DR. H. WIRANTO, SH. hendak keluar dari Mobil kenderaan yang membawanya untuk menyalami warga, dan secara tiba tiba seorang pria langsung berlari menembus brikade pengamanan dan menghunjamkan sajam ke arah Wiranto.

Akibat penyerangan tersebut Menko Polhukam Wiranto mengalami luka dibagian depan perut, selain itu ada korban lain yakni Kaposek Menes Kompol Dariyanto mengenai bagian punggung dan salah seorang warga Fuad mengenai bagian dada sebelah kiri atas.

Adapun senjata yang digunakan pelaku dengan menggunakan senjata tajam berupa gunting menyerang secara membabi buta. Ketiga korban lansung dilarikan melalui Helycopter menuju Rumah Sakit Pangkalan Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Subroto untuk mendapatkan penanganan medis.

Diketahui kedua pelaku yakni:

  1. FITRI ANDRIANA BINTI SUNARTO, Brebes 05 mei 1998, Agama Islam alamat Ds, Sitanggai Kec. Karangan Kab. Brebes. ( Untuk saat ini yg bersangkutan tinggal / ngontrak di Kp. Sawah Ds/ Kec .Menes Kab. Pandeglang )
  2. Sdr. SYAHRIL ALAMSYAH alias ABU RARA, Medan, 24 – 08 – 1988, Jl. Syahrial VI No 104 LK, Ds, Tanjung Mulia Hilir, Kec. Medan Deli, Kota Medan, Sumatra Utara.

No KK 1271060912100022
No KTP 1271062408680005

Kedua tersangka saat ini diamankan di Mako Polsek Menes Polres Pandegelamg.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo dalam konfres membenarkan kejadian penyerangan Menko Polhukam Wironto. Pelaku sudah saat ini sudah diamanan. (red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here