Penggusuran Kios Simpang Hutatap, Puluhan Kepala Keluarga Kehilangan Pekerjaan

0
470

INDEPENDENNEWS.COM, BATAM — Penggusuran puluhan kios di simpang Hutatap, Kelurahan Sei Langkai, Kecamatan Sagulung, yang dilakukan tim terpadu Pemerintah Kota Batam, menyisahkan pilu dan kesedihan bagi puluhan pemilik kios yang terkena dampak pengusuran, Kamis (25/07/2019).

Salah seorang pemilik kios mengatakan, penggusuran yang dilakukan Pemerintah, bukan saja membuat dirinya kehilangan penghasilan, tetapi juga membuatnya harus kehilanggan tempat tinggal, dan juga penggusuran tersebut mengakibatkan dirinya mengalami kerugian hingga puluhan juta rupiah.

“Saya gak tahu harus kerja apa lagi bang, karena selama ini pekerjaan saya hanya berjualan disini saja, dan berjualan disinilah yang jadi mata pencaharian saya untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarga. Tetapi dengan digusurnya tempat ini, jangankan penghasilan, untuk tempat tinggal saja belum tahu mau tinggal dimana bang. Dan akibat dari penggusuran ini saya mengalami kerugian yang tidak sedikit, dan saya perkirakan ada puluhan juta rupiah,” ucapnya.

Hal yang sama juga dikatakan pemilik kios lainnya, dimana pihaknya menerima buntut penggusuran tersebut untuk pembagunan drainase, namum jika nantinya ada bangunan baru berdiri kami dengan jelas tidak menerima.

“Kami membeli kios ini dengan harga puluhan juta. Dan harapan saya kedepannya, jika alasan akan dibangun Drainase kami terima. Tetapi jika nantinya ini akan dialih fungsikan dengan mendirikan bangunan yang sama, kami tidak terima”, ucapnya.

Masyarakat yang terkena penggusuran tersebut berharap Pemerintah memikirkan nasib puluhan Kepala Keluarga yang digusurnya, dan bukan hanya memetingkan pembagunan drainase tersebut.

“Kita mencari hidup disini, dan selama kami disini tidak pernah ada banjir. Kami berharap Pemerintah juga memikirkan kami yang hanya menyambung hidup berjualan disini. Dan kami membeli kios ini mahal,” kata salah satu pemilik kios yang tidak mau namanya ditulis dipemberitaan.(LK)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here